Diincar Polisi Singapura, Peneror Singapore Airlines Tetap Disidik di Indonesia

0
385

Buanainformasi.com, JAsingaporeee780x390KARTA, – Ilham Akbar, mahasiswa Indonesia yang meneror maskapai penerbangan Singapore Airlines, Juli 2015 lalu, telah menjadi target kepolisian Singapura.

“Betul, dia jadi target polisi sana,” ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Victor Edison Simanjuntak lewat pesan singkat, Rabu (9/7/2015).

Namun, setelah ditangkap oleh penyidik dari Subdirektorat Teknologi Informasi dan Cybercrime Bareskrim Polri, Selasa (7/7/2015) lalu, Ilham dibawa ke Mabes Polri untuk diperiksa. “Saya yakinkan dia disidik di Indonesia. Tetap Polri yang proses bagaimanapun caranya,” ujar Victor.

Victor menegaskan, pihaknya masih akan menyelidiki perkara itu. Khususnya apa motif di balik aksi teror mahasiswa semester 7 perguruan tinggi swasta di Tangerang itu. Pada 1 Juli 2015 lalu, Ilham mengirimkan surat elektronik (email) ke perusahaan maskapai penerbangan Singapore Airlines.

Di dalam surat, Ilham meminta tidak boleh ada pesawat yang lepas landas karena telah diletakkan bom di dalamnya. Akibatnya, tiga penerbangan di Changi Airport Singapura sempat mengalami keterlambatan. Penyelidikan dilakukan. Otoritas negeri singa itu kemudian memberikan informasi ke Polri bahwa pelakunya diduga berada di Indonesia.

Penyidik Subdirektorat Teknologi Informatika dan Cybercrime pun memulai penyelidikan. Hasilnya, yakni penangkapan Ilham. Ilham ditangkap, Selasa (7/7/2015) kemarin di kediamannya, Kompleks Perumahan Baleria, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia langsung dibawa ke gedung Bareskrim Mabes Polri untuk diperiksa.(Sumber : Kompas.com)