Didatangi korban saat salat

0
611
Buanainformasi.cdidatangi-korban-saat-salat-sisi-mistis-polisi-3om – Kasus mutilasi yang terjadi di Jakarta Timur dengan tersangka Benget Situmorang berhasil diungkap Polres Jakarta Timur dalam sehari. Kasus ini terjadi pada 2013 lalu, berawal dari penemuan potongan tubuh yang tercecer di Tol Cawang.
Tidak ada identitas pada tubuh korban. Hal itu tentu saja menyulitkan penyidik polisi untuk mengungkap kasus tersebut. Kapolres Jakarta Timur saat itu Kombes Pol Mulyadi Kaharni menceritakan pengalamannya didatangi oleh korban saat sedang salat.

“Tidak ada kejahatan yang sempurna itu saja kuncinya. Kasus ini bisa diungkap dari hasil kerja keras seluruh anak buah saya mengumpulkan informasi,” kata Mulyadi beberapa waktu silam.

Dari hasil penyelidikan, polisi sempat kesulitan mengetahui siapa pelaku kejahatan sadis tersebut. Namun dari beberapa informasi dan laporan masyarakat, polisi menemukan titik terang kejadian itu.

“Awalnya sudah kesulitan, tapi kami terus telusuri. Akhirnya ada yang pengendara mobil melapor bahwa dia melihat angkot membuang plastik. Itu adalah titik terang untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.

Keesokan harinya, setelah penemuan mayat tersebut, polisi belum bisa mengetahui pemilik angkot tersebut. Sementara itu dari hasil otopsi yang dilakukan rumah sakit masih ada beberapa potongan tubuh belum ditemukan.

“Paginya penyelidikan terus dilanjutkan. Hingga akhirnya ditemukan pemilik angkot tersebut. Dari situ diketahui keberadaan pelaku. Tapi kami juga harus menemukan sisa potongan tubuh korban,” kata Mulyadi.

Mulyadi menceritakan, siang harinya setelah menemukan informasi tersebut, dia lantas salat di ruang kerjanya. Saat sedang melafalkan ayat-ayat suci, dia mengaku merasakan hal gaib ada di dalam ruangannya.

“Tiba-tiba ada angin di dalam ruangan. Padahal jendela saya tutup. Gorden di ruangan saya pun bergerak-gerak. Seperti ada makhluk gaib. Setelah itu langsung saya baca ayat suci, dan mencoba komunikasi, berjanji bahwa kasus ini akan saya ungkap,” terang Mulyadi.

Saat mencoba berkomunikasi seperti itu, petunjuk baru sisa potongan tubuh pun ditemukan oleh polisi. “Habis saya salat potongan tubuh ditemukan, dan kasus semakin yakin bisa saya ungkap.”

Tak lama setelah kejadian itu, malam harinya pelaku berhasil ditangkap oleh polisi di rumahnya. Pelakunya tak lain adalah suami korban yang bernama Benget Situmorang. Korban membunuh istrinya karena cemburu, dan ketahuan selingkuh oleh istrinya. “Ini kasus yang cepat saya ungkap.” kata Mulyadi. (Sumber : Merdeka.com)