Debat Kandidat Pertama Pilgub Lampung Digelar 7 April dan Disiarkan Langsung Tegar TV dan RRI

0
345

Bandar Lampung, buanainformasi.com – Debat kandidat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Lampung dijadwalkan pada Sabtu mendatang, 7 April 2018. Rencananya, debat berlangsung di Ballroom Hotel Novotel, Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, pukul 20.00 WIB.

Komisioner KPU Lampung Divisi Hukum M Tio Aliansyah, mengatakan, debat perdana tersebut akan dimoderatori oleh Juwendra Asdiansyah.

“Jadi debat kandidat tersebut akan disiarkan secara langsung di media Tegar TV dan RRI, sementara siaran tunda oleh media TVRI Lampung, Siger TV, I-News TV Lampung dan Radar TV Lampung,” kata Tio.

Debat pertama itu, kata Tio mengusung tema Pembangunan Sosial Ekonomi untuk Lampung. Sembilan perumus tim pakar akan diperkenalkan dalam debat awal nanti.

“Mereka kan memang tim perumus pertanyaan, nanti akan kita perkenalkan di debat tersebut,” kata Tio Aliansyah yang tidak mau menyebutkan nama-nama mereka.

Sementara itu, Komisioner KPU Lampung Solihin mengatakan, pada debat tersebut, para pasangan calon (paslon) gubernur-wakil gubernur hanya boleh bawa bahan kampanye. Ukurannya tidak terlalu besar, seperti selebaran atau poster.

“Tak diperbolehkan membawa alat peraga kampanye yang berukuran besar, seperti baliho, umbul-umbul, banner besar. (Hal tersebut) demi kondusivitas acara,” kata Solihin, Selasa, (3/4).

 

Dia melanjutkan, pihaknya akan membatasi tamu undangan. Untuk massa pendukung per paslon maksimal 40 orang yang bisa masuk ke ruang debat. Sehingga, total 160 orang dari pendukung empat paslon.

Kemudian, diundang pula para ketua, anggota dan sekretaris KPU se-Lampung dengan total sebanyak 90 orang. Lalu, Fokorpimda, rektor, Pimpinan Bawaslu Lampung, Polda, Korem, Kejati dengan total 350 orang.

“Untuk bisa masuk ke ballroom hanya menggunakan undangan. Di dalam undangan ada barcode, sehingga tak sembarangan orang bisa masuk,” ujarnya. Solihin, menambahkan debat kandidat dibagi lima segmen.

Segmen pertama, adalah penyampaian visi misi, Segmen kedua pendalaman visi misi. Pada segmen kedua ini, moderator bertanya kepada paslon. Pertanyaan dibuat oleh tim pakar.

Kemudian, pada segmen ketiga adalah problem solving. Dimana paslon disodorkan pertanyaan kekinian yang menyangkut tema.

“Nah di segmen ketiga ini, tim pakar membuat pertanyaan, ada pertanyaan cepat yang menyangkut tema, dan calon ditanya kemudian calon menjawab dengan cepat,” katanya.

Kemudian pada segmen keempat adalah segmen pertanyaan antar calon. Untuk menghindari pertanyaan yang tendensius, maka KPU akan mengundi siapa akan bertanya kepada siapa. Ini diundi untuk saling bertanya, sehingga dijamin tidak tendensius; siapa bertanya kepada siapa.

“Misalnya, calon nomor satu dapat undian bertanya kepada calon nomor empat. Nanti calon nomor empat bertanya kepada calon nomor satu,” jelasnya.

Pada segmen kelima adalah pernyataan penutup. Dari lima segmen ini, punya calon ada tiga segmen, pertama, keempat, dan kelima.

“Domain KPU pada segmen kedua dan ketiga, menyiapkan pertanyaan melalui dewan pakar,” kata Coing panggilan akrabnya.

Dalam pembagian segmen debat, KPU Lampung telah mensosialisasikan dalam rapat bersama liaison officer (penghubung) empat pasangan cagub-cawagub.(*)