Debat Cagub Lampung Bakal Digelar di Jakarta, KPU Menuai Protes

0
386

Bandar Lampung, buanainformasi.com – Setelah persoalan APK Cagub jadi pergunjingan, kini soal debat kandidiat yang rencananya akan dilaksanakan di Jakarta kembali menuai protes.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, Ade Asy’ari mengatakan, debat kandidat Cagub Lampung di Jakarta yang rencananya disiarkan langsung oleh stasiun TV nasional tersebut akan percuma jika tidak bisa disaksikan masyarakat Lampung, khususnya di pedesaan.

“Tentunya boleh-boleh saja, kalau memang tujuannya agar bisa disiarkan secara langsung oleh tv nasional. Tapi ya asal harus dilihat benar stasiun tv apa, terus jangkauannya, apakah sampai di pedesaan terdalam di Lampung,” kata Ade kepada, Rabu (7/3).

Meski demikian, Bawaslu menilai jika debat semuanya diadakan di Lampung. Apakah, semua masyarakat bisa hadir secara langsung. “Ya, kalaupun debat di Lampung juga kan tidak semua masyarakat Lampung bisa hadir dan nyaksiin secara langsung,” kata dia.

Dia pun juga menyayangkan jika debat yang terdiri tiga sesi. 24 Maret, 28 April dan 11 Mei mendatang, semuanya diadakan dijakakrta. “Saran saya ya, cukup sekali saja,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Lampung Divisi Pengembangan SDM dan Partisipasi Masyarakat, Solihin mengungkapkan, agendanya dilakukan tiga kali sesuai Peraturan KPU No 4 tahun 2017. ”Kemungkinan dua kali di Lampung,” ujarnya, Selasa (6/3).

Debat pertama diagendakan 24 Maret 2018 untuk calon gubernur (cagub); 28 April untuk calon wakil gubernur, dan terakhir 11 Mei untuk cagub.

“Rencananya debat di Jakarta dilakukan secara live di salah satu stasiun TV nasional. Itu pun masih dalam pembicaraan dengan stasiun tv yang menawarkan kerjasama,” katanya.

Sementara di Lampung, debat dilakukan dengan siaran langsung dan tunda dengan melibatkan media lokal. Konsepnya, kata Solihin, debat dipimpin moderator dan dibantu pematangan materinya oleh tim pakar yang ditunjuk KPU.

“Moderatornya belum kita tentukan, Inginnya ditayangkan live dari stasiun tv nasional di Jakarta, sesuai anggaran. Sebab, kalau live dari Lampung biayanya sangat mahal,” ungkap Solihin.

 

Dilain tempat, juru Bicara Calon Gubenur Lampung Herman HN, Rachmat Husen menyatakan, sesuai dengan arahan dari Walikota Bandar Lampung (non-aktif) tersebut kepadanya. Ia menyatakan acara debat kandidat yang rencananya akan diadakan di Jakarta lebih baik diadakan di Lampung, sebab masyarakat yang pilih warga Lampung. Sehingga masyarakat harus tau pilihannya.

“Kalau di Jakarta kan tidak akan memilih di Lampung. Apalagi ini pilgub bukan pilpres. Rakyat Lampung yang akan memilih. Jadi debat harus dilaksankan di Lampung,” kata Husen.(suarapedia.com)

Menurut dia, dengan digelarnya semua tahapan debat kandidat di Lampung, maka rakyat bisa menilai sejauh mana komitmen para cagub.

“Agar dari debat itu rakyat bisa melihat niat dan komitmen para cagub. Jika alasan ketersediaan dana kan bisa diajukan ke pemprov,” ujar Husen.(*)