Curah Hujan Tinggi Rendam Dua Kecamatan

0
480

Pesisir Barat, buanainformasi – Intensitas curah hujan tinggi mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Pesisir Barat sejak Sabtu petang (12/3) hingga Minggu dini hari, berakibat banjir yang merendam dua Kecamatan yaitu Kecamatan Ngambur dan Kecamatan Bengkunat. Minggu (13/03/2016)

Banjir tersebut di sebabkan oleh luapan air sungai yang tidak mampu menampung kapasitas derasnya air hujan. Ketinggian air 1,5meter hingga 2meter telah merendam pemukiman warga serta ikut menenggelamkan persawahan milik warga seluas 1500 hektare yang terancam gagal panen.

Menanggapi bencana banjir tersebut, Hasnul Abrar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah mengerahkan 2 perahu karet guna mengevakuasi ribuan warga Kecamatan Ngambur. “kami telah mengerahkan 2 perahu karet yang bertujuan untuk mengevakuasi ribuan warga Kecamatan Ngambur yang sebelumnya sempat hampir memakan korban dengan hilangnya 3 orang warga, namun tadi pagi sudah ditemukan dan dalam keadaan selamat.” ujarnya.

Lanjutnya, akibat banjir tersebut ada beberapa infrastruktur di lokasi-lokasi terendam banjir mengalami kerusakan.” kerusakan diantaranya jembatan penghubung dari pekon Sukabanjar ke pekon lainnya rusak di terjang banjir akibatnya akses warga menjadi terkendala. Dan dalam hal kerugian warga akibat terjadinya banjir tersebut, pihak BPBD Pesisir Barat sampai saat ini belum dapat memperkirakan berupa jumlah kerugian yang di alami warga, dikarnakan lahan persawahan dan beberapa lahan kebun jagung sedang dalam pendataan oleh pihak terkait.”katadia.

Piddinuri Ketua DPRD Kabupaten Pesisir Barat di damping Kepala BP4K Ustori saat meninjau lokasi mengatakan, pihaknya akan membahas dalam rapat bersama dengan Bupati dan Kepala Satker terkait mengenai Normalisasi sungai yang meluap tersebut pada hari Senin (14/3). “saya akan mengusulkan untuk mengadakan Rapat Bersama dengan Bupati, mengenai Normalisasi sungai way talma, way hanakau, dan sungai siringbunuk. Sebagai upaya untuk megatasi permaslahan banjir ini agar tidak menjadi hal rutin yang terjadi.” Kata dia saat di temui dilokasi banjir.(Nova)