Bupati Pringsewu Kukuhkan Pengurus Sri Sewu dan Mendho Sewu

0
399

Pringsewu, buanainformasi.com – Bupati Pringsewu H Sujadi mengukuhkan pengurus Asosiasi Perbenihan Padi Sri Sewu dan Paguyuban Peternak Kambing Mendho Sewu di halaman Unit Pelaksana Teknis Pertanian Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo, Rabu (28/2).

Pengukuhan dua lembaga itu dilakukan bersamaan. Pengurus Asosiasi Perbenihan Padi Sri Sewu yang dikukuhkan, Ketua Kusnadi Sekretaris Nurwahid, Bendahara Agus dan beberapa koordinator bidang.

Sedang Pengurus Paguyuban Peternak Kambing Mendho Sewu, Ketua Joko Waluyo, Sekretaris Briyan Aristona Pratama, Bendahara Johan Ferdianto dan beberapa koordinator bidang.

Bupati Sujadi mengharapkan pengukuhan ini jangan hanya seremoni, tetapi harus bisa melakukan berbagai inovasi kteatif juga penelitian pada bidangnya masing-masing.

“Lakukan karya nyata yang terbaik secara profesional,” harapnya.

Lembaga dan pengurus yang dikukuhkan itu sebenarnya sudah beberapa tahun terbentuk, bahkan sudah membuktikan dengan karya nyata dan prestasi baik ditingkat provinsi maupun nasional, bahkan pernah menghadap ke menteri.

“Ternyata para pengurus Sri Sewu dan Mendho Sewu banyak yang berlatar belakang sarjana,” ujarnya.

Pembangunan bidang pertanian di Indonesia diarahkan pada pengembangan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, kerakyatan dan terdesentralisasi.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas Pertanian sedangterus berupaya menciptakan dan menjalankan berbagai program pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

Pemkab Pringsewu pada tahun ini konsisten berupaya memberikan pelayanan prima untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program dan kegiatan.

“Di antaranya program desa mandiri benih dan program pengembangan ternak Kambing yang merupakan salah satu program unggulan di Kabupaten Pringsewu,” imbuh Sujadi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pringsewu Iskandar Muda memaparkan, kedua lembaga itu sudah ada sejak 2015. Selain sudah berkarya nyata, kususnya Sri Sewu melalui kelompok taninya pernah mendapat bantuan benih padi dari pemerintah.

 

Sedang Mendho Sewu, kendati belum ada karya yang berarti, namun para pengurus dan anggotanya mempunyai semangat juang yang tinggi.

“Salah satu program pada 2018, merealisasikan pasar ternak kambing. Rencana positif ini perlu kita apresiasi dan kita dukung,” ucap Iskandar Muda.

Perwakilan dari Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung Emila, mengapresiasi terbentuknya dua lembaga sebagai wadah dibidang pertanian dan peternakan. Sebab kemajuan suatu kelompok akan berjalan baik jika ada wadah yang menaungi aspirasi kelompok dalam mencapai visi dan misi bersama.

Kabupaten Pringsewu dan Tanggamus merupakan pelopor perbenihan padi bermutu. “Saya berharap kerja-samanya yang baik kepada kelompok asosiasi perbenihan padi yang ada agar hasilnya lebih meningkat dan tetap bermutu berkualitas baik hingga diminati semua orang,” harap Emila.

Hadir pada acara itu perwakilan dari jajaran Dinas Pertanian, Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung, Asisten II Junaidi Hasyim, Kadis Pertanian Iskandar Muda, Camat Gadingrejo Sukri, perwakikan Kodim 0424 Tanggamus Kapten Redi Kurniawan, tim percepatan pembangunan Provinsi Lampung.(*)