Bulan Ramadan, 300 warga desa Cikakak kesulitan cari air bersih

0
559

Buanainformasi.combulan-ramadan-300-warga-desa-cikakak-kesulitan-cari-air-bersih– Sekitar 300 keluarga yang tinggal di Grumbul Gandarusa, Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah kesulitan mendapat air bersih akibat debit air di sumur menurun drastis. Selain sumur, air sungai pada musim kemarau juga kering.

Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, warga harus rela mengantre berjam-jam mendapatkan air bersih di sumber mata air yang berada di wilayah tersebut. Mereka rela bergantian mengambil air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saat musim kering seperti saat ini. Di sisi lain, minimnya air bersih harus mereka rasakan ketika warga sedang menjalankan ibadah puasa.

Seorang warga Grumbul Gandarusa, Kamisem (60) mengakui saat musim kemarau saat ini, kesulitan mencari air bersih. Untuk kebutuhan minum dan rumah tangga, dia harus mengantre di penampungan air.

“Lagi kering. Biasanya ramai saat pukul 10.00 Wib,” katanya, Selasa (7/7).

Untuk mendapatkan air bersih guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia membawa lima jerigen untuk wadah air bersih yang berasal dari lokasi penampungan air. Namun, penampungan air tampak kosong. Sehingga, warga mengambil langsung dari air yang mengucur melalui pipa berukuran kecil yang debitnya juga kecil.

Sementara itu, warga lainnya, Eli (31) mengemukakan, biasanya antrean untuk mendapat air bersih sudah mulai terjadi sejak pagi sekitar pukul 03.00 WIB. Warga biasanya meletakkan jerigen di belik tempat penampungan air tersebut. “Bahkan, antrean bisa sampai malam kalau di sini,” ucapnya.

Warga lainnya, Nunung (24) mengemukakan, selama ini tidak pernah ada kiriman air dari pemkab. Warga sekitar, jelasnya, kerap bergantung pada sumber air tersebut saat musim kemarau. “Ada sumber air lainnya, tetapi tidak sebanyak di sini,” jelasnya.

Setidaknya ada 300 keluarga atau 800 jiwa yang menghuni grumbul tersebut. Sumber air tersebut, berasal dari mata air yang mengaliri Sungai Kroya yang mengalir di tengah grumbul. “Kalau musim kering seperti saat ini, sungai semua mengering,” paparnya.

Dia berharap, saat musim kering seperti ini ada bantuan dari pemerintah Banyumas agar warga tidak mengalami kesulitan air bersih yang biasanya mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.(Sumber: Merdeka.com)