Bangun Smelter, DPR Minta Freeport Transparan

0
421

parkiran-di-tambang-bawah-tanah-freeport-indonesia_663_382Buanainformasi.com – Komisi VII DPR RI meminta PT Freeport Indonesia transparan dalam melaksanakan pembangunan smelter di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Gresik, Jawa Timur.

Selama ini, pembangunan cenderung tertutup, sehingga DPR menganggap hal itu rentan menimbulkan konflik dengan warga sekitar.

“Pertemuan selama dua jam dilakukan, karena PT Freeport tertutup dalam rencana pembangunan smelter itu,” kata anggota Komisi VII DPR Nasyirul Falah, usai sidak di lokasi pembangunan smelter, Senin 20 April 2015.

Politisi PDIP itu juga mendesak agar Freeport transparan, karena proyek tersebut berada di kawasan yang rentan konflik dengan warga.

Sidak dilakukan tertutup di ruang pertemuan khusus di Gedung Utama PT Smelting di Jalan Raya Room, Kabupaten Gresik. Hadir dalam sidak Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, pihak Smelting dan PT Petrokimia.

Sementara itu, Ketua Komisi VII DPR Kardaya Warnika menawarkan solusi kepada Freeport, agar membangun smelter di dua daerah, Papua dan Gresik, guna mencegah konflik dengan warga.

Rencananya, Freeport Indonesia membangun smelter berkapasitas dua juta ton itu berada di lahan milik Petrokimia seluas 80 hektare, termasuk 20 hektare lahan dengan mereklamasi pantai. Pembangunan pabrik pemurnian mineral itu bernilai investasi US$2,3 miliar. (sumber : Viva.co.id)