Balita Nyaris Tewas, Tengelam di Gorong-Gorong

0
492

PALEMBANG, Buanainformasi.com – Banjir dadakan di Kota Palembang yang diakibatkan guyuran hujan lebat nyaris menelan korban jiwa. Rita Puspida (3,6) nyaris tewas usai terseret arus dan masuk ke dalam gorong-gorong yang berada di Jalan Kol H Barlian, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame Palembang, tepatnya di depan PO Damri Palembang, Minggu (15/3) sekitar pukul 16.30 WIB.

Beruntung nyawa Rita berhasil diselamatkan setelah berhasil di evakuasi oleh paman korban yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian yakni, Suparman Edi (50), warga Jalan Sukadamai Sukarame RT 68 RW 14 Kelurahan kebun bunga Kecamatan Sukarame. Usai berhasil di evakuasi Rita langsung dilarikan ke Rumah Sakit Myria guna mendapatkan perawatan medis.

Ditemui di RS Myria Edi menceritakan jika kejadian berawal saat korban, ikut ayahnya Putri Afiianto (35), warga Jalan Sukadamai, Kelurahan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame Palembang berjualan bensin eceran di sekitar lokasi kejadian. “Korban ikut ayahnya berjualan bensin di depan Damri, saat itu korban bermain air,  karena di sekitar tempat jualan sedang banjir,” kata Edi.

Dilanjutkan Edi, saat korban sedang mainan air, korban terpeleset dan masuk kedamal gorong-gorong saat itulah warga berteriak-teriak minta tolong begitu juga dengan ayahnya, karena saat itu korban masuk dalam gorong-gorong wargapun semakin bingung untuk menolong korban.

“Saat itu arus memang mengalir deras, saya yang berada di lokasi langsung masuk ke lubang gorong-gorong untuk menunggu korban terbawa arus, alhamdulilah setelah sepuluh menit di dalam gorong-gorong saya berhasil menemukan korban yang hanyut bersama air,” kata Edi.

Sementara itu saat ditanya berapa jauh, korban terseret arus, Edi mengatakan jika dirinya menemukan korban berjarak 10 meter dari korban terpleset. “Adalah sepuluh meter dari tempat terpelesetnya korban,” ujar Edi.

Ditambahkan  Edi saat menemukan korban, sudah dalam kondisi sudah dalam keadaan pucat bahkan Edi sempat memberikan napas buatan terhadap korban, dan usahanya pun berhasil setelah itu korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

“Alhamdulilah saat ini korban sudah sadar dan sudah dalam keadaan baik, saat ini masih berada di ruangan IGD ditemani ibu dan bapaknya,” ujar Edi.

Sementara itu saat ditanya apakah membuat laporan kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut, Edi mengatakan hingga saat ini belum ada laporan yang dibuat keluarga korban terkait hal tersebut. “Belum ada buat laporan, korban selamat saja kami sudah sangat senang,” pungkasnya.

Sementara itu pantauan di lokasi kejadian, gorong-gorong tempat korban tenggelam lebih kurang sedalam 1,5 meter, sementara air masih menggenangi jalan di tempat kejadian, bahkan untuk sepeda motor jenis bebek banyak yang mogok saat melintasi genangan air di lokasi kejadian.(sumber : Buanasumselnews.com)