Asmara Bidan Desa Membawa Petaka

0
1809

Lampung Tengah, buanainformasi – Entah apa yang ada di benak seorang pemuda yang berinisial HRN warga Lampung Utara ini hingga ia nekat mencuri dan melakukan kekerasan (Curas) hanya karna ditolak ajakan menikahnya oleh,seorang gadis berinisial ANS seorang oknum Bidan yang kini menjadi korbannya. (10/12). Sabtu (12/11/2015)

Akibat tindakan Curas HRN, ANS  harus kehilangan satu unit kendaraan sepeda motor scoppy  yang dibawa kabur oleh mantan kekasihnya,serta mengalami tindak kekerasan fisik. Kejadian tersebut terjadi dirumah kontrakan yang sekaligus tempat praktik korban, diPolindes kampung Bangun Rejo Kecamatan Gunung Sugih Kabupaten Lampung Tengah(Lamteng).

ANS menuturkan, sekitar pukul 15.00 saat korban sedang menonton Televisi dikamar, tidak mengetahui  mantan kekasihnya datang kekontrakan. ia terkejut saat mendengar suara keras seperti dobrakan pintu dari arah dapur. benar saja, korban mendapati pintu blakang kontrakan sudah terbuka dan terbelah menjadi dua. Korban lebih terkejut, melihat sang mantan kekasih sudah berada didalam kontrakan tanpa diketahui oleh dirinya. saat itulah cekcok mulut terjadi.”Saya teriak minta tolong, tapi mulut saya ditutup dan diseret lalu dikurung didalam kamar,” tuturnya.

Didalam kamar saat terjadi keributan, dirinya berusaha semaksimal mungkin untuk lepas dari cengkraman HRN, namun karna kalah tenaga dengan pria yang pernah menjalin hubungan lima tahun bersamanya, dirinya tidak dapat lepas dari bekapan tangan sang mantan. Namun, dirinya tidak putus asa,  dengan berusaha mengelabui pria yang kini menjadi tersangka Curas akhirnya dapat meloloskan diri keluar untuk meminta pertolongan warga.

”Saya bohongi dia, dengan alasan ingin membayar angsuran kredit motor, dia bilang mau ikut. Yasudah kata saya, saat dia lepasin bekapannya, disitulah saya bisa kabur,” ungkap ANS.

Pada saat dirinya melarikan diri dan hendak mengadukan pada warga sekitar kontrakan rumah atas apa yang baru saja dialaminya, saat itu pula tersangka HRN membawa kabur kendaraan bermotor miliknya dan melarikan diri meninggalkan kontrakan. Sontak warga beramaian kluar rumah, namun naas satu unit motor Scoopy sudah raib dibawa kabur sang mantan.”Saya trauma dengan kejadian ini, saya sudah melaporkan dengan pihak yang berwajib, saya mau dia ditangkap dan mengembalikan motor saya,” pungkasnya.(Hengki)