AKSI NEKAT BUNUH DIRI PEMBANTU RUMAH TANGGA BELUM TERUNGGKAP

0
810
Photo Korban: Niluh Puspasari
Photo Korban: Niluh Puspasari

Bandar lampung, buanainformasi.com-Perumahan way perumdamway kandis, tanggal 19 februari-2014 warga sekitar perumahan digegerkan dengan aksi nekat, Korban bunuh diri, Niluh Puspa sari 16 tahun, sekitar jam 14-00 Wib korban yang berasal dari desa buana makmur. Kecamatan bandar mataram. Kabupaten lampung tengah yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga. 23/20/2014

Ironisnya kejadian tersebut, Menurut pemilik rumah ibu Res, “ setibanya saya dirumah, saya lihat pintu rumah terkunci rapat seperti biasanya, saya panggil Niluh sembari saya ketuk pintu rumah, tapi tidak ada jawaban, saya heran dan saya cemas kerena di dalam ada anak saya yang masih balita, juga tidak ada suaranya akhirnya saya minta bantuan warga sekitar, untuk menjebol pintu rumah, setelah pintu terbuka saya melihat anak saya tergeletak di ruang tengah samping meja badannya lemas, lantas melihat Niluh tergantung di pintu, saya berteriak bersama dengan warga yang masuk kedalam.” Tutur ibu res,

Sementara menurut beberapa warga sekitar lokasi kejadian, “Kami tidak tahu apa-apa pak awalnya kami hanya diminta tolong saja oleh” ibu res sang pemilik rumah. Untuk membantu membukakan pintu rumah yang terkunci dari dalam, setelah pintu terbuka kami menemukan korban sudah tak bernyawa lagi, Ungkap warga sekitar yang melihat kejadian tersebut.

Pak Made Marta selaku paman kandung korban, “ Kami sangat kaget mendengar kabar dari keponakan kami putu, memberitahukan bahwa Niluh Pupasari Meningggal di rumah majikannya dengan cara gantung diri, lantas saya tanya jenazahnya niluh dibawa kemana, * Sudah di bawa polisi Kerumah sakit Umum Tanjung Karang Pakde jawab putu, “ polisi yang membawa darimana, *Anggota kepolisian dari polsek Kedaton Pakde, saya dan keluarga langsung ke bandar lampung,       kami tiba di RS abdoel moeloek sekitar Jam 23: 15 Wib-Langsung menuju Keruangan jenazah, untuk melihat kondisi jenazah Niluh, saya dan keluarga sangat kaget karena terdapat beberapa kejanggalan, masak orang bunuh diri  simpul talinya didepan, mata tidak melotot, lidah juga tidak terjulur, saya dan keluarga memutuskan untuk menanyakan mempertanyakan kejanggalan tersebut kepada petugas polsek kedaton.

Lebih lanjut made marta, “ Setibanya kami dan keluarga di polsek kedaton kami bertemu dengan Kanit reskrim MELKI, Menurut Kanit Reskrim, “ Sekitar Pukul 14:00 Wib Kami menerima Laporan Dari warga adanya aksi bunuh diri diPerumahan way kandis.  saya dan anggota langsung ke TKP  untuk menindak lanjuti laporan masyarakat, setibanya saya dan anggota langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari beberapa masyarakat sekitar, serta mengumpulkan barang bukti, seperti tali, hp, pakaian korban. Jelas kanit Reskrim.

Melihat beberapa kejanggalan yang tidak wajar di jenazah Niluh Puspasari, keluarga besar korban yang di wakili Bapak made marta mengajukan permintaan agar jenazah korban di otopsi, guna memastikan penyebab kematian Niluh Puspasari , “ Menurut Pak Made Marta, Esok harinya sekitar Pukul  13 :00 Wib Tanggal 20 Februari 2014. Otopsi di laksanakan hingga selesai sekitar Pukul 16:30 Wib , Hasilnya Menurut Dokter Dedi keluarga harus menunggu seminggu sampai sepuluh hari, selanjutnya hasil otopsi akan diserahkan kepada kepolisian sektor kedaton. Papar Pak Made Marta.(Red)