Aksi main hakim warga Tanggamus Picu Tindakan Anarkis Warga Lain

0
590

Tanggamus buanainformasi.com, Rendahnya kesadaran hukum sebagian masyarakat Indonesia kadangkala berpotensi menjadi penyulut tindakan anarkis beberapa warga yang lainnya. Hal ini dapat terlihat dari peristiwa yang terjadi beberapa waktu yang lalu di Pekon Sukaraja Kab. Tanggamus peristiwa anarkis bermula dari. Pada hari Rabu 30 Juli 2014 yang lalu terjadi pencurian Kendaraan Roda Dua warga pkn Karang Agung awal Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) pencurian kendaraan roda dua tersebut di Masjid Pekon Tugu Papak pada saat Sholat Maghrib.
Pelaku bernama Kudai 27 tahun yang tertangkap oleh warga pekon Sukaraja, kemudian ada warga yang datang ke TKP untuk melihat kejadian yang juga ikut dipukul oleh warga pkn Sukaraja sehingga terjadi salah faham antar warga. Dimana warga yang terkena pukulan kemudian membawa Massa dari pkn Karang Agung , Padawaras, Way kerap, Dan Bandar Negeri Semoung berjumlah sekitar 500 orang datang ke TKP dan membakar rumah Sdr Japan ( Pengepul Hasil Bumi ) dll yang kebetulan dekat TKP pencurian yang di massa tadi. Kemudian tidak terima rekannya dimassa akibatnya 10 rumah ikut dibakar massa.
Massa dapat ditenangkan setelah aparat Polres dan Polsek menggalang semua Polmas untuk meredam aksi anarkis dan di Back Up oleh 1 Kompi Dalmas dari Polres Tanggamus dan Brimob Polda Lampung yang datang ke TKP,sementara situasi Aman Kondusif. Dari informasi yang berhasil buanainformasi.com kumpulkan aksi anarkis juga diikuti penjarahan dan perampasan sedikitnya 3 unit motor diambil paksa dari rumah warga serta uang puluhan juta rupiah seperti yang diungkap warga sebut saja Paino.
Tidak ada korban jiwa dan luka-luka,hanya 1 orang pencuri kendaraan roda dua yang meninggal dunia karena dimassa. Sampai saat ini anggota Dit Sabhara masih bertahan di TKP. Giat lanjut di Bawah Komando Kapolres Tanggamus. (Red/NL)IMG-20140731-01597