Ahok Nilai Festival Rakyat yang Tak Berkelanjutan sebagai Pemborosan

0
411

Buanainformasi.cahokom- JAKARTA, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok meresmikan acara Festival Wisata Pesisir di Rumah Pitung, Marunda, Cilincing, Sabtu (13/6/2015). Namun, ia menganggap acara tersebut merupakan pemborosan dan berharap tidak diadakan lagi.

“Kami menyambut baik acara ini, tetapi Kasudin Pariwisata lain kali perlu menset ulang. Buat apa festival dua hari lalu tidak berkelanjutan. Saya tidak mau menghabiskan uang Pemda seperti ini,” kata pria yang akrab disapa Ahok itu dalam sambutannya.

Ahok menilai, acara tersebut tidak terlalu memberikan kekuatan ekonomi bagi warga sekitar. Sebab, setelah berjualan di festival itu, warga tidak lagi mendapat manfaat berkesinambungan. Ia menyinggung acara seperti ini diibaratkan seperti bantuan sosial, bukan keadilan sosial.

Warga yang terbantu hanya yang bisa mengisi acara tersebut. Sementara bila yang saat ini tidak mampu ikut serta, tidak terbantu. Padahal bila tujuannya memperbaiki kualitas hidup masyarakat dengan meramaikan objek wisata, seharusnya kekuatan ekonomi tercipta secara merata.

Karena itu, menurut dia, lebih bermanfaat bila pemerintah membuat pelatihan kepada warga, khususnya ibu-ibu untuk mengolah masakan atau keterampilan lainnya. Kemudian menyediakan tempat bagi mereka untuk berjualan.

“Acara seperti ini ngulang-ngulang kebiasaan setiap tahun sama. Kalau seperi ini buat apa? Ini makanya kami mau latih,” kata dia.

Dia pun meyakini bila dilatih dengan baik, potensi warga untuk menghasilkan kekuatan ekonomi di wilayah Marunda tinggi. Apalagi bila pemerintah juga mau mengadakan acara guna meramaikan tempat berjualan tersebut. “Daripada ngabisin duit Rp 10 miliar setahun buat bikin event-event, tetapi enggak berkelanjutan, mending sediakan tempat untuk  berdagang. Ramaikan dengan acara, pasti banyak yang mau datang,” kata Ahok. (Sumber : Kompas.com).