Ahok akan lenyapkan bus sekolah, siswa nanti gratis naik Kopaja

0
466

Buanainformasi.com – Gubernur DKI Jakarta akan melenyapkan bus sekolah. Selama ini keberadaan bus sekolah dinilai tidak efektif. Sebagai penggantinya, siswa akan dialihkan naik Kopaja.ahok-akan-lenyapkan-bus-sekolah-siswa-nanti-naik-kopaja-gratis

Tentu saja Kopaja yang disiapkan bukan bus jelek. Kopaja ini akan terintegrasi oleh Transjakarta. Bus yang dipakai juga baru semua.

“Bus sekolah mau saya hilangkan. Tinggal nanti pelajar naik bus itu enggak usah bayar lagi, tinggal tempel kartu,” ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/6) kemarin.

Ahok mengatakan, nantinya para pelajar yang mengenakan seragam sekolah, hanya cukup menempelkan kartu elektronik ke mesin pembayaran, sehingga mereka akan digratiskan menumpang Kopaja yang terintegrasi dengan Transjakarta tersebut.

Selain itu, para lansia dan pensiunan juga tidak diharuskan membayar, dan hanya cukup dengan menempelkan kartu untuk diketahui ke mana tujuan perjalanannya. “Saya mau tahu siapa yang naik bus. Nanti pelajar pakai seragam pakai KJP enggak perlu bayar. Nanti TNI-Polri yang pakai seragam, kalau bisa nunjukin kartu anggota dia juga nggak bayar,” ujar Ahok.

“Orang tua yang pensiun nggak usah bayar, tapi dia musti tempel kartu. Saya pengen tahu orang tua ini jalan-jalannya ke mana. Kalau dia ke Olimo terus, ya bahaya,” ujarnya.

Kopaja terintegrasi Transjakarta

Koperasi Angkutan Jakarta (Kopaja) akhirnya menyetujui usulan Pemprov DKI untuk bergabung dengan PT Transjakarta, dan menerapkan sistem rupiah per kilo meter. Untuk memenuhi SOP, ada sejumlah pembenahan yang harus dilakukan pihak Kopaja, salah satunya terkait peremajaan kendaraan.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) mengatakan, sejumlah 1.470 unit bus Kopaja rencananya akan diremajakan sesuai standar keamanan. Sampai saat ini, baru sekitar 300 unit bus saja yang sudah diremajakan dan dianggap memenuhi syarat untuk berintegrasi ke TransJakarta.

“Saya yakin akhir 2016 nggak ada lagi bus jelek di Jakarta. Dari 1.470 bus, mungkin sisanya itu zombi. Kopaja sudah ada sejak 1972 soalnya, jadi banyak juga yang sudah busuk,” ujar Ahok.

Ahok menjelaskan, sopir-sopir Kopaja yang bergabung dengan Transjakarta nantinya akan digaji dua kali lipat dari Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI, sehingga mereka tidak ugal-ugalan lagi demi mengejar setoran. “Sopir mau kita kasih gaji dua kali gaji UMP,” ujarnya. (Sumber : Merdeka.com)