Ahmad Jajuli Yakin Kartu Jaminan 4 Solusi Akan Naikan IPM di Lampung

0
333

Lampung Tengah, buanainformasi.com – Salah satu hal yang mendesak di Lampung adalah bagaimana menaikkan IPM atau Indeks Pembangunan Manusia. IPM dibentuk dari 4 indikator, yakni angka harapan hidup, angka melek huruf, lama sekolah serta pengeluaran per kapita.

Menurut Calon Wakil Gubernur Lampung Nomor Urut 4, Ahmad Jajuli, Kartu Jaminan 4 atau KJ4 bakal melindungi IPM.

“KJ4 Insya Allah bakal menjadi solusi akan kebutuhan peningkatan angka harapan hidup, angka melek huruf, lama sekolah dan pengeluaran perkapita Provinsi Lampung. Sebab, KJ4 menjamin pada sisi kesehatan, pendidikan, kesejahteraan dan jaminan usaha & kemandirian,” kata Jajuli saat Soft Launching KJ4 di Lampung Tengah, Senin (26/3).

Cawagub yang berpasangan dengan Cagub Mustafa ini mengungkapkan bahwa selain menjadi bagian dari program peningkatan angka IPM Lampung, KJ4 juga sebagai jaminan bahwa paslon Nomor 4 berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan hati melalui program riil sehingga masyarakat terbantu secara baik pada hak-hak dasarnya.

 

“Berdasarkan simulasi, ketika masyarakat mengetahui manfaat KJ4 mereka sangat berterimakasih, dan dengan mantap menjadi keluarga besar Lampung Maju,” ungkap Ketua PW Mathlaul Anwar Lampung ini.

Hadir dalam Soft Launching KJ4 tersebut Ketua Tim Pemenangan Ahmad Mufti Salim, Taufik Basari, Plt Ketua sekaligus Korwil DPP NasDem Lampung dan seluruh Pimpinan dan Pengurus Partai Pengusung Paslon Nomor 4.

Plt. Ketua DPW NasDem Lampung, Taufik Basari menambahkan, diluncurkan KJ4 itu menjawab harapan masyarakat Lampung.

“KJ4 ini kita luncurkan memang untuk menjawab harapan masyarakat. Pemimpin itu harus tahu apa yang selama ini jadi masalah rakyat dan bagaimana mencari solusinya,” kata Tobas, Senin (26/3) malam.

Menurutnya, pemikiran pemimpin itu, harus selaras dengan yang dipikirkan rakyatnya. “Apa yang dipikirkan pemimpin tidak boleh berbeda dengan yang dipikirkan rakyat, karena kekuasaan itu bukan untuk dinikmati diri sendiri tetapi untuk melayani,” katanya.(*)