4 Hari PDAM di Palembang tak mengalir, warga mandi pakai air galon

0
517

Buanainformasi.com 4-hari-pdam-di-palembang-tak-mengalir-warga-mandi-pakai-air-galonLagi dan lagi, air bersih yang disalurkan perusahaan daerah air minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, kembali tak mengalir sejak empat hari terakhir. Akibatnya, warga terpaksa menggunakan air isi ulang (galon) untuk kebutuhan rumah tangga, seperti mandi dan mencuci.

Informasi yang dihimpun, ada tiga kawasan yang tidak dialiri air bersih sejak beberapa hari terakhir. Yakni kawasan Kemuning, Pahlawan, dan Aryadillah Palembang. Namun, tidak menutup kemungkinan ada kawasan lain yang bernasib sama.

Kondisi paling parah terjadi di kawasan Sekip yang terdiri dari beberapa kelurahan. Di kawasan ini air tak mengalir sama sekali sejak empat hari yang lalu atau mulai Selasa (15/6).

Ngadatnya air bersih ini membuat usaha air galon mendapat untung besar karena banyaknya pembelian air. Namun, kondisi berbeda dialami warga yang memiliki banyak anggota keluarga. Setiap hari dibutuhkan setidaknya empat sampai lima galon sehingga membuat warga merugi.

“Jelas rugi, sehari 25 ribu harus keluar duit beli air galon buat mandi,” ungkap Saruddin, warga Makmur IV, Sekip Jaya, Palembang, Jumat (19/6).

Menurut dia, air bersih tak mengalir bukan kali pertama terjadi, tetapi sudah kerap terjadi. Bahkan, dalam satu bulan ada hingga dua kali. Sayangnya, penghentian operasional pengaliran air itu tak disosialisasikan sehingga membuat warga tidak bisa menyimpan pasokan air.

“Kalo dulu memang dikasih tahu lewat koran, sekarang tidak ada lagi. Mereka (PDAM) seenaknya saja matikan air,” kata dia.

Warga berharap, Pemerintah Kota Palembang menyelesaikan masalah ini agar warga tetap menikmati air bersih. Apalagi, saat ini sudah memasuki bulan Ramadan yang membuat warga lebih banyak membutuhkan air bersih.

“Kalo begini terus kami dirugikan. Mending tagihan berkurang, mungkin malah nambah. Kami minta harus cari solusinya,” tambah Yeni (31), warga Pahlawan.

Sementara itu, Dirut PDAM Tirta Musi Palembang Cikmid tidak bisa dikonfirmasi karena nomor handphonenya tak aktif. (Sumber : Merdeka.com)