24 Rumah Terbakar Di Dusun 2 Sukadana Ilir

0
1165

Lampung Utara, buana informasi – Sebanyak 24 rumah dibakar belum diketahui pasti motif dan para pelaku pembakaran itu, namun pembakaran 24 unit rumah warga di dusun 2 desa Sukadana Ilir Kecamatan Bunga Mayang Lampung Utara (Lampura) itu dilatar belakangi diketemukannya jasad M Jaya Pratama yang ditemukan sudah membusuk dan diduga dibunuh. Selasa (2/2/2016)

24 unit rumah milik warga dusun 2 Sukadana Ilir Bunga Mayang dibakar pembakaran rumah itu tidak berselang lama dari diketemukannya bocah 13 tahun yang telah seminggu menghilang serta di temukan dengan kondisi tidak bernyawa dan berada didalam karung.

Aksi pembakaran bermula saat ditemukannya muhammad jaya pratama  bin johan warga desa Sukadana Udik dalam kondisi tak bernyawa mengapung di aliran lebung desa Bandar Rejo sekitar pukul 08.30 WIB, Muhammad Jaya Pratama dikabarkan hilang sejak 26 januari 2016 lalu.

Camat Bunga Mayang Amir Faisal kepada sejumlah wartawan mengatakan, aksi pembakaran bermula saat ditemukannya Muhammad Jaya Pratama bin Johan warga desa Sukadana Udik dalam kondisi tak bernyawa mengapung di aliran lebung desa Bandar Rejo, sekitar pukul 08.30 WIB, Muhammad Jaya Pratama dikabarkan hilang sejak 26 januari 2016 lalu.

“Jasad M Jaya Pratama ditemukan sudah membusuk dan diduga karena dibunuh, mendapat informasi ditemukannya jasad korban sejumlah warga langsung melakukan penyerangan dan pembakaran ke tiga rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah korban.”Katadia.

Lanjutnya, Masyarakat sekitar tidak terima karena melihat jasad korban yang diduga dibunuh lalu melakukan pembakaran rumah yang menurut mereka pelaku pembunuhan terhadap M Jaya Pratama, dugaan itu muncul setelah beberapa waktu saat pencarian M Jaya Pratama menggunakan anjing pelacak dari kepolisian mengarah ke rumah tersebut.

“tak sampai disitu aksi pembakaran meluas ke rumah warga lainnya di dusun setempat, total rumah yang dibakar terdapat 24 unit, saat ini warga yang rumahnya dibakar telah diungsikan kerumah kepala desa sukadana ilir.”Pungkas Camat.

Hermasyah kakek korban mengatakan jika cucu tertuanya menghilang sejak 26 januari 2016 lalu pihak keluarga melakukan pencarian dengan melibatkan pihak polda lampung dengan menggunakan anjing pelacak, alhasil pihak keluarga mendapatkan informasi jika warga menemukan jasad korban yang masih menggunakan seragam sekolahnya dalam kondisi terlungkup dan berada didalam karung,ujarnya.

Mendapatkan informasi tersebut masyarakat sekitar tidak terima karena melihat jasad korban yang diduga dibunuh lalu melakukan pembakaran rumah yang menurut mereka pelaku pembunuhan terhadap M Jaya Pratama, dugaan itu pelakunya setelah beberapa waktu saat pencarian M Jaya Pratama menggunakan anjing pelacak dari kepolisian mengarah ke rumah tersebut,tutupnya.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, berdasarkan pantauan kondisi dusun 2 desa sukadana ilir hingga saat ini masih mencekam, meski sejumlah aparat keamanan dari polri dan tni masih berjaga dilokasi guna mencegah jika terjadi aksi susulan.(Basri)

Dikirim oleh Buana Informasi.com pada 2 Februari 2016