20 Siswa Lulusan SMA 1 dan SMA 2 Ranai Ikut Jadi Korban

0
603

Buanainformasi.compesawat-hercules-tni-au-jatuh-di-medan_20150630_165251,  NATUNA – “Lusi di pesawat itu Pak. Nggak tahu bagaimana dia sekarang, Pak. Dia di sana….,” ujar seorang ibu yang berbicara terbata-bata sambil menangis melalui telepon. P

Perempuan tersebut berada di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Ranai, Kabupaten Natuna, Kepri, setelah mengetahui jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Medan, Selasa (30/6).

Selain 12 kru, dalam pesawat naas tersebut terdapat 38 penumpang tujuan Ranai, Natuna. Jumlah tersebut baru penumpang yang naik dari Lanud Halim Perdanakusuma dan Pekanbaru, belum termasuk yang naik dari Lanud Suwondo, Medan.

Sebagian besar penumpang adalah warga sipil, satu di antaranya Lusianti Pane, warga Natuna. Lusi naik Hercules dari Pekanbaru, Riau, yang sedianya menempuh penerbangan Medan-Tanjungpinang-Natuna-Pontianak.

“Bapak sama ibu saya juga berangkat, namanya Basmi dan Rusmianti. Mereka naik dari Pekanbaru,” kata wanita lainnya di depan konter check in sambil menangis.

Lanud Ranai langsung membuka information centre dan menampilkan nama-nama penumpang Hercules tujuan Ranai. Para keluarga ini sebenarnya menunggu kedatangan orang-orang terdekat mereka tersebut.

Leni, misalnya, tengah menunggu kedatangan adiknya, Rusminto, yang naik Hercules tersebut dari Pekanbaru. “Ia mau liburan, makanya mau pulang ke Natuna. Tadi sempat telepon mamak (ibu) waktu transit di Medan,” kata Leni.

Tangis histeris para keluarga korban pesawat Hercules tak terbendung di Lanud Ranai. Mereka berkumpul di depan ruang check-in menunggu informasi lanjutan terkait nasib keluarganya.

Pihak Lanud Ranai sudah merilis nama-nama korban kecelakaan pesawat. Dari daftar manifest yang dirilis, jumlah penumpang tujuan Ranai yang naik dari Lanud Halim Perdanakusuma (Jakarta) ada 11 orang. Sedang penumpang tujuan Ranai yang naik dari Pekanbaru sebanyak 27 penumpang, sehingga jumlah total 38 orang.

Di antara para penumpang tersebut terdapat 20 siswa lulusan SMA 1 dan SMA 2 Ranai. “Teman kami Novianto dan Defri mereka dari Pekanbaru habis daftar kuliah di Universitas Sultan Syarif Kasim. Banyak lagi anak lulusan Natuna teman-teman kami yang dari Pekanbaru habis daftar kuliah mau pulang ke Natuna naik pesawat itu. Ada sekitar 20 orang,” ujar Ipul, seorang siswa yang menungu di Lanud Ranai.(Sumber : Tribunnews.com)