Aturan berpihak Nasib Rakyat Tetap Terjepit

0
1020
Masa Aksi Photo:Zainal.MZ
Masa Aksi Photo:buanainformasi.com

Bandar Lampung, buanainformasi.com- Ratusan warga dari Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubabar) mendatangi kantor Gubernur Lampung, Selasa (10/12).

Mereka menuntut ribuan hektare tanah adat/ulayat mereka yang diserobot PT Huma Indah Mekar (HIM), perusahaan perkebunan tanaman keras,agar dikembalikan .
Pengunjuk rasa ingin bertemu Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP untuk mengadukan nasibnya yang terkatung-katung sudah sejak 32 tahun lalu.
Warga yang datang ke Bandar Lampung menggunakan bus ini berasal dari generasi lima keturunan yang tanahnya diserobot PT HIM dengan menerbitkan perpanjangan hak guna usaha (HGU) hingga 2019.
Hendri Turaya, sekretaris warga lima keturunan Tubabar, mengatakan warga ingin memiliki lagi lahan yang sudah diklaim PT HIM selama puluhan tahun. “Kami sudah generasi kelima, untuk meneruskan perjuangan agar tanah kami kembali,” kata Hendri.Lain halnya dengan salah satu dari masa aksi Hersudin B, “ kami sudah melakukan apa yang sesuia dengan aturan yang berlaku menurut kami tapi hingga saat ini belum ada kejelasan soal hak milik kami ini pak.” Tuturnya.
Ratusan pendemo ini mendapat pengawalan aparat kepolisian dan satuan polisi pamong praja. Pendemo minta tim yang dibentuk gubernur agar bisa menyelesaikan masalah warga dengan menghadirkan langsung pemilik perusahaan. Aksi ini berlangsung tertib meski terjadi insiden keributan kecil.(Zainal.MZ/Hendra)